Pagi ini Rupiah Melemah Ke Rp14

Pagi ini Rupiah Melemah Ke Rp14.635 Perdolar AS

Berita Indonesia Berita Terbaru

Pagi ini Rupiah Melemah Ke Rp14.635 Perdolar AS – Nilai tukar Rupiah berada di posisi Rp 14.635 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Rabu (21/11)pagi. Posisi ini melemah 48 poin atau 0.33% dari Senin (19/11) berada di Rp 14.588 perdolar AS.

Di kawasan asia , mayoritas mata uang melemah. Hanya Yen Jepang yang bersandar di zona hijau dengan menguat 0.02% dari mata uang negeri paman Sam.

Sementara Won Korea Selatan melemah 0.65%. Ringgit Malaysia minus 0.25%. Peso Filipina minus 0.22%. Dolar singapura minus 0.08%. Baht Thailand minus 0.08%. Dan dolar hongkong minus 0.02%.

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju. Euro Eropa melemah0.02%. Dolar Australia minus 0.02% dan dolar Kanada minus 0.08%. sedangkan poundsterling Inggris Stagnan. Namum rubel Rusia menguat 0.07% dank franc Swiss menguat 0.03%.

Kendati melemah. Analisa SCA research institude rexa Priyambada memperkirakan rupiah masih punya potensi menguat hari ini karena menurunya pribabilitas kenaikan bunga acuan bank sentral AS, The Federal Reserve pada bulan depan.

 

Pagi ini Rupiah Melemah Ke Rp14.635 Perdolar AS

Kemudian diberikan setelah Wakil Gubernur The Fed Richard Clarida sempat memberi pandangan bahwa ekonomi AS akan terkena dampak dari perlambatan Ekonomi global yang mendapat pengaruh dari ekonomi Eropa dan China.

“Pandangan ini membuat pasar menilai ekonomi AS yang kemungkinan belum tumbuh signifikan dan inflasi tidak melonjak akan membuat bunga acuan The Fed Belum akan dinaikkan.” ujar reza Rabu (21/11).

Pandangan tersebut membuat pergerakan AS Dolar Cendrung menurun. Hal ini Bersamaan dengan sentimen dari dalam negri yang dilihatnya cukup positif, Sehingga memberi penguatan kepada mata uang Garuda.

Menurutnya, Sentimen positif dari dalam negri yang berhan menopang Rupiah yaitu kenaikan bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan merilis paket kebijakan ekonomi ke-16 berupa peluasan Tax Holiday, Pengurangan Daftar Negative Investasi (DNI), Hingga ketentuan Baru untuk Devisa Hasil Export (DHE).

 

Bacajuga : Resmi Meluncur Di indonesia , Samsung Galaxy A9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *