perdagangan daging hewan tolong di larang

Perdagangan Daging Hewan Tolong Dilarang

Berita Indonesia Berita Terbaru Kriminal

Perdagangan Daging Hewan – Koalisi Dog Meet Free Indonesia (DMFI) Mendesak pemerintahan untuk membuat undang-undang larangan menjual daging anjing dan kucing di indonesia.

Di Jawa Tengah, tepatnya di Solo, Sahabat anjing surakarta dan DOg Lovers Solo menggelar Longmarch di CFD, Jalan Selamet Ryadi Minggu (11/11/2018). Mereke juga turut membawa anjing kesayangan mereka dan berbagi poster dan selembarang brosur. Selama CFD berlangsung, mereka membagikan leafleat, sticker,orasi, dan mengumpulakan tanda tangan sebagai bentuk dukungan dari masyarakat.

Koordinator DMFI Solo, Go Mustika mengatakan, Gerakan ini bentuk kesatuan suara dan rasa prihatin atas semakin maraknya warung makan yang menyediakan daging anjing. tidak hanya miris bagaimana satwa tersebut diperlakukan, namun juga bahaya kesehatan yang di akibatkan terkait perdagangan hewan ini adalah nyata. “Kami juga mengharapkan kesadaran pemenrintah untuk menurunkan surat tentang larangan perdagangan daging anjing.” katanya. “Jadi bukan penekanan, tapi melarang dan menghapus penjualan daging anjing tersebut.” tambahnya.

Perdagangan Daging Hewan – Oleh Sebab itu, Dia meminta pemerintah mengeluarkan peraturan yang melarang terhadap pedagangan daging anjing dan kucing di masyarakat.

Merujuk Pada UU no 18 Tahun 2009 dan UU ni 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Pasal 67. Bahwa penyelengaraan kesejahteraan hewan di laksankana oleh pemerintah dan pemerindah daerah bersama masyarakat. Mengingat hal tersebut, sampai saat ini, dibeberapa wilayah di indonesia masih terjadi peredaran/perdagangan daging anjing. Yang mana dapat berpotensi menyebarkan penyakit Zoonotik dan terkait aspek kesejahteraan hewan.

“Namun dengan demikian, belum ada sama sekali aturan jelas yang mengatur tentang perdagangan daging anjing tersebut.” lanjut Mustika. Menurut dia, Perlu di luncurkan surat edaran untuk menyatukan langkah dan kebersamaan persepsi. Untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran dan perdagangan daging anjing di indonesia terang Mustika. ” kemarin di tanggal 1 dan 3 kami ada ngadain workshop dengan kementrian pertanian. Setelah di jelaskan Kementrian pertanian juga setuju untuk melarang perdagan anjing dan mengatakan bahwa daging anjing itu tidak layak untuk di konsumsi masyarakat.” Kata Kementrian pertanian.

Sumber Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *